Sebuah Cinta

Sebuah Cinta

                        Cuaca sangat cerah,seperti halnya hatiku saat ini. Tak ada yang lebih indah dari sebuah hubungan yang saling mencintai memahami tata lain. Tetapi semua terasa hambar,duania seakan sempit ketika sebuah hubungan itu terhalang restu antara kedua belah pihak. Mencintai adalah hak setiap manusia. Ketika cinta membutuhkan pengorbanan,semua akan dilakukan demi menyatukan sebuah rasa,jiwa,untuk menjadi satu yang sempurna. Sehingga ada yang sadar,bahwa aku dan kamu memiliki perbedaan yang tidak seharusnya bersatu.

Lalu pastahkah hubungan ini dilanjutkan?

###

Kota batu Malang

                        Merasa bahwa kamu adil segalagalanya. Bahwa kamu pastas menyandang sebagai laki-laki paling sempurna yang ada di dunia ini. Langit,bumi selalu menyakitkan bahwa kita baik-baik saja. Tak ada yang lebih indah dari hari ini bahkan besok. Lampu-lampu yang ada ditengah kota batu itu selalu memberikan kehangatan dalam setiap detak dan ikatan sebuah hubungan. Aku selalu percaya pasti akan ada keajaiban yang bisa menyatukan kita lahir batin,bukan hanya sekedar mimpi.

“Aku tak akan melepaskanmu Aurel...” ucap zain,terlihat bahwa kalimat itu berasal dari lubuk hati yang paling dalam

“Aku hanya menjalani hubungan,entahlah sampai kapan akan bertahan.” Ucapku lirih.

“Kamu harus percaya bahwa kita akan bersatu.”

                        Setiap hari kita saling mempertahankan. Tak ada keraguan antara kita. Aku percaya bahwa dunia akan selalu menyatu dengan jiwa yang selalu merapalkan doa. Manuusia hanya bisa berusaha dengan semua keinginan yang ada. Walaupun semuanya masih abstrak. Setiap hari kata-kata indah itu selalu aku dengarkan. Asku sangat suka dengan semua itu. Kamu adalah puisi yang selalu aku nanti sampai kapanpun.

                        Tepat hari rabu,kamu datang dengan alasan beberapa rindu yang harus tersampaikan. Bahkan saat itu,kamu dengan sikap yang sedikit berbeda. Aku menyadari itu,yaaa... benar ada yang berbeda. Ada apa dengan kamu? dunia seakan berputar:orang jahat tiba-tiba menjadi baik dengan beberapa keajaiban yang ada. Bahkan aku merasa saat itu kamu bukan lelaki yang maskulin.

“Ada apa denganmu,jujur saja aku merasakan perbedaan itu.”

“Aku sudah lelah dengan hubungan ini,dan satu hal yang perlu kamu tahu ini adalah karakterku yang sebenarnya.” Mendengar ucapan itu aku langsung kaget seketika. Zainal Anshari,bukan lelaki yang seperti ini. Lelaki yang ada di depanku saat ini,bukanlah sososk yang biasanya sungguh berbeda. Waktu itu mayoritas perempuan yang ada di samping kita Zain sangatlah mirip dari segi karakter,atau siakap yang dia tonjolkan layak nya seorang perempuan.

“Alasan kamu yang seperti ini sungguh tidak masuk akal.” Ucapku dengan nada cepat,seperti orang yang sedang membutuhkan jawaban.

“Aku baik-baik saja,apa yang salah denganku. Ini masih tetap Zainal Anshari.”

“Tapi sayang untuk saat ini kamu bukanlah zain yang selalu menonjolkan kemaskulinannya.”

                        Tak ada yang harus disalahkan. Dari awal hanya saja kurang peka terhadap sekitar,bahkan kepada orang yang sudah menjalani segalagalanya. Aku masih tidak percaya bahwa kamu bukanlah laki-laki sejarti. Lalu apa yang harus aku lakukan? selama ini aku sudah mempercayai kamu,walaupun di luar sana banyak orang-orang yang meremehkan dengan hubungan kita. Tetapi,aku percaya bahwa kamu adalah jawaban tuhan yang sering di rapalkan di setiap sujudku.

                        Ketika alam ku berubah,semua terasa musnah pengorbanan selama 10 tahun hilang begitu saja. Alamku,ini sudah takdirmu,semua sudah terlambat. Waktu yang akan memberikan jawaban,tanpa kedustaan.

###

Desember tertutup

Apa bulan ini akan menjadi penutup hubungan kia?

                        Hati ku tetaplah kacau. Tak ada yang bisa mengubah,layaknya es batu yang sangat beku. Diam yang bisa aku lakukan saat ini.

“Aurel,ada apa denganmu? Katkan sebentar lagi kita akan menikah.”

“Entahlah,aku hanya bingung dengan diriku sendiri.” Ucapku sangat meyakinkan

“Aurel,sebelum menikah aku ingin mengetahui sesuatu tentang diriku.” Mendengar permintaan Zain,aku memilih untuk menolak dan tidak mendengarkan apa-apa. Walaupun sebenarnya aku penasaran dengan rahasia itu.

“Aku tidak ada maksud buruk,aku ingin hubungan ini lebih erat lagi tanpa ada rahasia apapun.” Ucapku sedingin es.

“Aku percaya bahwa kamu tidak akan berkhianat,kita sudah menjalani hubungan ini selama 10 tahun,aku sangatlah percaya padamu.” Balasku dengan santuy.

                        Dalam sebuah hubungan memang harus ada rasa percaya terhadap pasangannya. Walaupun terkadang ada cemburu,rasa taku,akan semua hal yang bisa terjadi kapan saja. Tetaspi,rasa itu di hempas demi mempertahankan sebuah hubungan yang sempurna. Setelah melewarti beberapa ringan,akhirnya aku benar-benar mendapatkan restu dari orang tua. Tak ada yang lebih indah dari sebuah restu dari orang tua. Untuk itu,aku sangat takut mengecewakan siapa-siapa. Biarlah aku yang merasakan perubahan ini.

                        Awan hari ini sangat indah. Tak ada yang lebih indah dari senymanmu. Aku sangat merindukan senyuman itu. Tiba-tiba saja Hanphone yang berada di dalam tas berwarna pink berdering,tertera nama DEAR.

“1 minggu lagi kita akan lebih terikat. Aku sungguh tidak percaya.”perkataan itu sangat jelas dalam benakku. Tetapi,semua sangat berbeda, tak ada rasa senang saat ini. Walaupun ucapan itu lebih indah dari yang dulu,tetapi semua itu rasanya tidak bernyawa.

“Aku hanya menginginkan yang terbaik,tak lebih dari itu.” Jawaban yang sangat singkat,tetapi berhasil membuat jarum jam berhenti berputar seketika.

“Tenanglah,semua akan baik-baik saja,Zain akan tetap menjadi lelaki sejati yang pernah kamu kenal di dunia ini.”

                        Perkataan kita berakhir begitu saja,tanpa ada kesan yang lebih menarik. Semua berjalan begitu saja. Mimpi itu lebih penggian dalam benakku. Entahlah mimpi itu,seakan-akan menghantuiku bahkan lebih mengerikan dari pada monster.

###

Gedung Sumekar Malang

                        Waktu berangsur dengan sangat cepat. Para pelayan sibuk menyiapkan keperluan yang di perlukan selama pelaksanaan pesta pernikahan ku dan Zain. Sementara keluarga mempersiapkan kebutuhan ku mulai dari tata rias,baju dan juga mengontrol pekerjaan-pekerjaan yang lain,takut ada yang terlupakan. Semua sibuk dengan kegiatan masing-masing. Semua harap supaya acara kali ini,bisa berjalan dengan sempurna.

“Bagaimana sayang,apa kamu sudah siap?”tanya ibu fatma yang baru saja memberikan restu kepada putri semata wayangnya ini dengan raut wajah yang sumringah.

“Alhamdulillah,ma. Aurel insyaallah sudah siap menjadi istri seorang laki-laki yang menjadi pilihan fatmah sendiri.”

                        Mendengar jawaban ku,mama sangat senang,terlihat sangat di wajahnya. Semoga saja apa yang jadi keinginanku bisa memberikan pengaruh positif terhadap orang tua,lingkungan,termasuk diriku sendiri. Yang ditunggu-tunggu sudah tiba akad nikah segera berlangsung. Acara tersebut,akan berlangsung didalam ruangan. Sementara aku berada diluar,ditemani bersama keluarga perempuan tak terkecuali.

                        Sementara masih kacau. Ingin rasanya ikut menyaksikan ijab qabul di dalam ruangan itu,tepat didepan mataku. Tak lupa dari nasihat,dukungan dari keluarga untuk tetap semangat dan percaya diri dengan semua yang sudah berlangsung hari ini. Dengan hembusan nafas terakhir,akhirnya acara akd nikah berlangsung dengan sempurna. Semua berlangsung sesuai ekspektasiku dan juga seluruh keluarga.

                        Sesi yang sangat menegangkan akhirnya sudah selesai. Tepat tanggal 30 desember 2015,Aurel Andin Kusuma resmi menjadi istri Zainal Anshari. Rasanya sangat lega,tak hari yang lebih bahagia selain hari ini. Hari ini akan menjadi sejarah dalam hidupku yang tidak akan lupakan semua orang terlihat sangat senang,menikmati suguhan yang ada didalam gedung SUMEKAR. Acara nikahanku memang dilaksanakan dengan sangat sederhana. Tak banyak yang di undang hanya teman,keluarga terdekat saja.

                         Malam telah tiba. Pesta pun sudah berakhir semua undangan sudah pulang,hanya tersisa beberapa kado dan kenangan manis yang ada di dalam rumah. Sementara aku masih tidak siap memberikan seluruh hidupku kepada Zain. Semua terasa asing,aneh. Tiba-tiba saja sikap aneh Zain muncul kembali,bukan seperti laki-laki.

Ada apa ini?

                        Ketika aku mulai pasrah dan akan memberikan semuanya kepada Zain,tiba-tiba saja dia memberi tahuku bahwa dirinya adalah seorang waria. Bukan lelaki sejati seperti aku harapka. Jauh dari kata sempurna. Aku pun langsung bangun dari tempat tidur,dan beraharap sebuah keajaiban datang malam ini.

Apa yang harus aku lakukan,bertahan atau pergi?

  

Komentar